Halaman ini saya dedikasikan untuk siapa saja, untuk berbincang tentang apapun, tak ada batas-batas, junjung tinggi perbedaan sikap dan opini, tegakkan nilai-nilai humanitas.

Selamat Berbincang

————————————————————————-

Untuk periode ini, memperbincangkan tentang “KEPEMIMPINAN KAUM MUDA” nampaknya menarik.

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2009, tarik ulur tentang siapa pemimpin masa depan, ramai dibicarakan orang. Kaum muda mulai menggeliat, sementara mereka yang “tua” sepertinya masih enggan untuk meninggalkan kursi empuk kekuasaan. Bagi siapa saja yang tertarik dengan isu ini, saya TUNGGU KOMENTARNYA…

Terima Kasih

10 Responses to “Perbincangan”


  1. 1 Febri May 25, 2008 at 3:50 am

    woi….SELAMAT WISUDA..
    itu yg pertana, dan kedua..sibuk kali lah kau kayaknya, sampai dak update blog ini, hehehe..
    bukankah tulisanmu yang lain banyak tuk bisa berbagi dengan pembaca lain..
    :-)

  2. 2 febri diansyah July 11, 2008 at 2:39 pm

    nah, kalau begini kan lebih enak tuh di baca..
    dan “page” bisa langsung di klik di bagian header..biar g nyampur dengan tetekbengek categories itu..hehe2
    terus nulis, bro..

  3. 3 azzah October 14, 2008 at 8:26 am

    hay, mas yudi…

    lama tak saling kabar- kabari..

    tambah makmurkah di ibu kota?hahaha

    mo jadi caleg po?:p atau staf ahli DPR mungkin?

    hmmm…jd kangen olok2anmu dulu…huhuhu

    well, slamat berkarir bung:)

  4. 4 lia October 17, 2008 at 5:35 am

    aq spakat bila kaum muda yang memimpin negeri ini, coz dgn idealisme murni (belum terkotori kepentingan2 oportunistik) serta kedinamisannya mereka akan mampu bergerak dengan leluasa merangkul berbagai golongan untuk bersama2 membangun kemandirian bangsa. syaratnya adalh mereka benar-benar mengerti kebutuhan rakyatnya, paham akan masalah2 yang sudah sedang dan akan terjadi pada negara ini, serta punya solusi untuk scepatnya mengeluarkan bangsa ini dari jeratan konspirasi kapitalisme internasional.
    untuk para orang2 “tua” yang telah terlalu dimanjakan dengan jabatan n kdudukannya selama ini, tolong kasih kesempatan para pnerus muda ini untuk ikut memikirkan bangsanya, toh bukan hanya anda2 saja kan yang punya negara ini. kini saatnya anda duduk tenang di rumah bermain bersama anak cucu dan jadi pnasehat bagi para generasi muda di bawah anda……

  5. 5 wahyudidjafar November 3, 2008 at 6:05 am

    Hidup kaum muda, berikan kesempatan untuk yang muda, sebab negeri ini didirikan oleh para kaum muda. bukan mereka yang tua dan sudah bau tanah. Tapi, bukan berarti gerakan ini sekedar pewarisan takhta politik dari bapak pada anak, yang sekedar menguatkan patrimonialime politik. Bukan dari SBY kepada Edi Baskoro, bukan dari Megawati kepada Puan Maharani, bukan pula dari Gus Dur kepada Yeni Wahid, tetapi pada mereka yang mumpuni untuk memperbaiki negeri ini.

  6. 6 atho December 5, 2008 at 5:35 pm

    konon manusia adlah makhluk yang mengalami proses pembelajaran yang lama….
    ayam setelah di lahirkan sudah mampu untuk mencari makanannya….

    namun manusia butuh waktu bertahun2 untuk itu…bahkan ada yang sidah sarjana….namun mbelum mampu cari “nasi sendiri”….

    pertanyaanya kenapa hal ini terjadi pada manusia…..

    ada dua poin penting///
    1. manusia adalh makhluk yang paling dapat mengoptimalkan kerja otaknya ketimbang hewan atau..makhluk aneh lainnya/….

    2. empirisme adalh hal yang membuat manusia dapat belajar lebihhh akan kehidupan,…

    terjatuh adalh proses yang wajar yang di alami sewaktu belajar berjalan…….segalanya butuh proses….
    lompatan quantum adalh hal yang non kapabel dalm pola perjalanan hidup manusia….

    muda boleh2 saja ..

    konsekwensinya sprit madu kan sprit optimal nah makanya mulailah bekerja dari situ tapi ingat pembelajaran adalah proses yang tidak ada celahnya untuk di bantah…..

    berjungan aj dehhhhhhhh

    asal tetap pada idealismenya…

    jangan cuma dugem mabok judi….

    mudah2an dapat di renungkan wahai orang1 muda….

    • 7 palupi April 28, 2009 at 7:17 am

      manusia juga memiliki motivasi yang berkembang dari tingkatan paling rendah fisik sampai paling tinggi aktualisasi diri. apakah manusia-manusia masih terus berusaha pada tingkatan motivasi paling rendah dan tidak mau keluar dari zona nyamannya? ingin selalu kenyang. atau mungkin bisa saja sudah terpuaskan dengan tingkatan-tingkatan diatasnya, jadi berkutat lagi karena sudah merasa pintar

  7. 8 Mabbara A Mario February 5, 2009 at 2:08 am

    asalamu’alaikum…
    klo q tua muda gk d maslh, jd siapapun yg mimpin negara ini apakah dari gol tua ato muda silahkan, yg terpenting tlg!!! “HARGA DIRI BANGSA INDONESIA ADALAH HARGA MATI”…,
    bagi kaum muda yang merasa sok benar+putih+bersih, buka mata apkh msh ada 50% yg pola hidupx bnerrr gk dugem, mabok, poya2, dll.
    nydr brooo.. hidup adalah perjuangan, klo mrs mampu ush dunk…,
    tho mereka yg tua, apa yg mreka dptkn skrg adalah buah dari perjuangan mereka…,
    hidup tu proses, skrg bisa saja idealisme kita setinggi himalaya akan tetapi belum tentu ketika tergerus oleh tahapan2 hidup, cntoh kita smua psti tau sebagian besar pejabat&tokoh politik yg sedang berkuasa atau yg pernah berkuasa adalah juga bekas aktivissssssss, bhkn mngkn jauh lbih hbt dr yg ada skrg, tp stlh itu….??? (y allah md2hn qt tdk sprti mrka amin…,
    bagi kaum tua, memang ajal brlku bg spa sja tua dan muda…tapi tolong lakukan yang terbaik disisa usiamu, sebagai bekal di akhirat nanti…,

    maju terus kaum muda…buktikan klo kita bisa!!!!!!

  8. 9 benny March 2, 2009 at 3:42 pm

    salam kenal…..
    dan salam pembebasan

    buat semua yang baca & muatin tulisan gw tx. menjelang pemilu 2009 nanti begitu banyak bergen2 dan acon2 yang berapiliasi mengatasnamankan rakyat! kita negara indonesia sudah mengalami periode2 pasca pemilu terdahulu dan sekarang tetapi knp msh tidak bs menghasilkan suatu tatanan pemerintahan yang berpihak pada rakyat miskin, knp? situasi krisis global yang di hadapi oleh seluruh negeri terus terjadi, terutama di negeri kita indonesia yang tercinta. masih saja terus membahas persoalan korupsi, kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, dsb (kita masih maja membahas kerangka konsep kesejahteraan yang tak usai2) padahal negeri kita kaya dan sumber manusia kita banyak? tetapit mengenai managemen pemerintahan kita belum selesai2? padahal sudah banyak contoh2 negara2 yang berhasil mensejahterakan rakyatnya. dan sudah banyak universitas2 yang berdiri dan sudah banyak ahli2 dan pakar2 yang lahir. tetapi tanpa di pahami secara idiologi dan keberpihakan kita, yang mungkin belum selesai! karena semua arah yang ada di masyarakat bersandarkan pada kultur dan kebutuhan dan sejatihnya kita sebagai mahluk yang paling mulia. tx

    ” semua orang itu guru alam raya sekolahku “

  9. 10 wahyudidjafar March 3, 2009 at 7:24 am

    Mengingatkan sy pada puisinya wiji thukul, yang dilagukan oleh SPI…

    belajar sama-sama,
    kerjasama-sama,
    bertanya sama-sama,
    kerjasama-sama,
    semua orang itu guru alam raya sekolahaku,
    sejahterahlah bangsaku..

    tabik,


Leave a Reply




Pengunjung

  • 37,187 hits

Kalender

November 2009
M T W T F S S
« Aug    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30