Tentang Diriku
Terlahir di sebuah desa terpencil di Jawa Tengah bagian selatan, pada 1 Desember 1984, tepat pada hari Sabtu Pahing, 7 Rabi’ul Awal 1405 H. Anak ketiga dari tiga bersaudara (the three musketters). Dididik di sebuah keluarga tradisionalis, meski berlatarbelakang pendidikan modern. Menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahiran, kebumen. Sembari mengenyam pendidikan formal, mencoba mengasah ilmu keagamaan di beberapa pesantren. Berbekal ilmu dan nasihat orang tua, yang seorang kyai kampung, memberanikan diri untuk berpisah dari keluarga pada usia yang masih sangat muda. Pada waktu SMP pernah menjadi Ketua OSIS.
Melanjutkan pendidikan tinggi di kota Yogyakarta, UGM. Mengambil spesifikasi hukum internasional, dan lulus pada 2008, dengan skripsi tentang pengaruh ratifikasi agreement on agriculture terhadap pemenuhan hak atas pangan. Di awal kuliah pernah menetap di pesantren al-Munawir, Krapyak, selama beberapa waktu. Dilanjutkan mengabdi di sebuah masjid di jalan Kaliurang. Kesibukan selanjutnya mengharuskan berpindah dari kos ke kos. Semasa kuliah sempat menduduki Ketua Umum PMII Rayon Hukum UGM, selanjutnya Kadep Aksi Sosial dan Jaringan di PMII Komisariat UGM dan PMII Cabang Sleman. Beberapa kali mengkoordinir aksi jalanan, sekedar ikut meramaikan panggung parlemen jalanan. Di kampus aktif di Badan Penerbitan Pers Mahasiswa (BPPM) MAHKAMAH Fak. Hukum UGM, sempat mengkoordinir divisi penelitian dan pengembangan, dan sempat pula menjabat sebagai Pemimpin Umum. Beragam diskusi, seminar, pelatihan, workshop pernah diikuti, baik sebagai peserta, panitia, pembicara, maupun fasilitator. Beberapa tulisan pernah dimuat di media massa, baik lokal maupun nasional.
Setelah menyelesaikan studi S1, kemudian mencoba melanjutkan perjuangan hidup sekaligus perjuangan sosial, dengan menjadi peneliti hukum di Saqifa Institute for ECOSOC Rights Yogyakarta, dan peneliti konstitusi pada Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN) di Jakarta. Sembari juga mengerjakan beberapa riset personal. Aktivitas di Jogja mengharuskan sering pulang pergi Jakarta-Jogja, dan sesekali berkeliling ke daerah, sekedar untuk menjalankan program atau berbagi pengetahuan.
Keseharian dipenuhi dengan membaca buku, koran, menulis dan berselancar di internet. Jalan-jalan, belanja buku, berburu buka bekas, dan mencicipi makanan menjadi hobi yang tidak pernah ditinggalkan. Sekarang sedang mencoba memperdalam bahasa inggris, dan sesekali browsing beasiswa, untuk melanjutkan studi, karenanya doa dari semuanya sangat diharapkan.
Best Regards,
———————————————-
Untuk kontak lebih lanjut bisa menghubungi +6281 382 083 993 atau wahyudidjafar@gmail.com

hallo Bro.
Ko ga ngasih kabar kalau sudah punya blog. hehehe. Eh tulisanmu yang membongkar hegemoni beras aku tampilkan di blog saqifa yo. Jane aq wes rodo lali bloge. dah lama ga tak urusi. soale sepengetahuanku arep diganti karo koncone tafid. eh tadi dia tiba-tiba sms aq suruh. ngupdate blog. Ok bro itu hanya sedikit curhat.
BTW, nice blog, meski isi blognya kayaknya berat. see u………